Artikel Populer

Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta

Admin Minggu, 20 Desember 2015 Tulisanku
Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta
Oleh: Hendro Noor Herbanto

Kali ini saya terbangun di tengah malam, tepat di acara musik 'Bait-Bait Cinta' di salah satu stasiun TV Nasional di Indonesia yang khusus memutar lagu-lagu dari karyanya Ahmad Dhani.

Kebetulan saya disuguhi lagu 'Satu' yang dinyanyikan oleh Dewa 19 yang waktu itu masih Once yang menjadi vocalisnya.

Begini Reffrain-nya:
"Tak ada yang lain, selain Dirimu yang selalu ku puja. Ku sebut nama-Mu, di setiap hembusan nafasku... Ku sebut nama-Mu... Ku sebut nama-Mu."

Saya termasuk pengagum berat karya-karya Ahmad Dhani (Dewa 19) di bidang musik. Beliau termasuk orang yang cerdas, kreatif, inovatif, bisa melihat peluang/kesempatan yang orang kebanyakan tidak memilikinya. Termasuk sikap arogansinya yang semakin membuatnya berbeda dengan lainnya.

Lagu-lagu Ahmad Dhani kebanyakan bertemakan mengenai cinta. Baik cinta terhadap sesama manusia maupun cinta terhadap yang memberikan kita cinta, yaitu Tuhan Yang Maha Esa.

Ada empat lagu Ahmad Dhani yang menurut saya paling membumi yaitu:
1. Kosong
2. Satu
3. Pupus
4. Rahasia Perempuan

Kenapa ke empat lagu tersebut yang kali ini saya angkat menjadi tulisan kali ini? Begini ceritanya...

Bagaimana sih rasanya jatuh cinta? Pasti berjuta rasanya. Mau makan ingat kamu. Mau tidur ingat kamu. Suka senyum-senyum sendiri, dan ada yang bilang (maaf) 'tai kotok terasa coklat.'

Apakah sih sebenarnya cinta itu? Apakah cinta sama dengan sayang?

Cinta adalah perasaan seseorang terhadap seseorang/Tuhan, sehingga rela berkorban untuk meraihnya. Jatuh cinta memang berjuta rasanya. Tetapi rasa cinta itu adalah proses yang panjang untuk bisa menjadi rasa sayang.

Di dalam berproses tersebut, cinta membutuhkan yang namanya perjuangan, rela berkorban, penuh penderitaan, lebih banyak memberi daripada menerima. Malahan selalu memberi kapan saja yang dicintainya mau.

Ya, cinta selalu punya banyak nama. Dia selalu ada di setiap kondisi, di setiap ruang dan waktu yang menyertainya.

Ada yang namanya 'cinta bertepuk sebelah tangan', ada yang namanya 'jatuh cinta', ada yang namanya 'cinta tak harus memiliki', ada yang namanya 'cinta buta', ada yang namanya 'cinta pada pandangan pertama', ada yang namanya 'bukan cinta biasa', dan masih banyak lagi.

Berbeda dengan yang namanya sayang. Ia hidup harus didahului dengan cinta. Di dahului dengan yang namanya perjalanan hidup yang penuh perjuangan dan penderitaan, pantang menyerah, rela berkorban dan selalu memberi orang yang dikasihinya.

Seperti kalimat yang selalu kita baca jika ingin melakukan sesuatu, yaitu kalimat: 'Bismillahirrahmaanirrahiem - Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang'.

Seperti itulah seharusnya cinta yang tulus yang lebih banyak memberi apa saja (rela berkorban, hadapi jalan terjal berliku, jika jatuh bangun lagi, penuh cobaan dan ujian), kepada siapa saja (tanpa memandang status sosial, suku, agama, ras, dan antar golongan), dan dimana saja (cinta bisa tumbuh subur) serta membawa 'tiga cinta' berikut:
1. Cintanya membawa rasa 'Kebenaran'
2. Cintanya dilakukannya dengan 'Kebaikan'
3. Cintanya harus beroleh 'Kemanfaatan' bagi seluruh alam.

Atas Nama Cinta, kami hamba yang penuh cinta, siap berkorban apa saja 'demi cinta'.

Sang cinta-pun berkomitmen:
'Cintaku Pada-Mu takkan pernah padam, walau hujan badai datang menghadang, akan ku jaga cinta suci kita, selalu bersama hingga akhir masa.'

Sang Maha Cinta-pun menjawab:
'Berproseslah wahai cinta yang suci. Jalani ujian dan cobaan dengan sepenuh hati. Menuju Cinta Sejati-Ku sampai mati.'

Akhirnya Sang Maha Cinta memberikan 'Kasih'-Nya (Ar-Rahman) kepada siapa saja yang ada di langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya.

Tetapi Sang Maha Cinta akan memberikan 'Sayang'-Nya (Ar-Rahim) kepada siapa saja yang Dia kehendaki, karena hamba-hamba-Nya telah 'lulus ujian' menjadi hamba yang berserah diri. Semua itu rela dilakukannya 'Atas Nama Cinta'.


Semoga bermanfaat....wallahu a'lam bishahwab

Salam Hangat,
Hendro Noor Herbanto
(Penulis-Komposer-Pencipta Lagu)

Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia
18 Maret 2015


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kontak

Jawa Barat
081807993725 / 08128111963
5667A231
08128111963
heronoor@gmail.com

Jejaring Sosial

© Copyright 2017 Hendro Noor Herbanto. Oleh Webpraktis.com | sitemap