Artikel Populer

No Way Out

No Way Out

Admin Rabu, 06 Januari 2016 Tulisanku
No Way Out

No Way Out
Oleh: Hendro Noor Herbanto

Sesungguhnya pada pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal.

Malam adalah suatu kondisi dimana bagian bumi tidak mendapatkan sinar matahari dan kita semua bisa beristirahat (tidur) pada saat itu yang ditandai dengan berlalunya waktu selama 12 jam.

Sedangkan siang adalah suatu kondisi dimana bagian bumi mendapatkan sinar matahari dan kita semua bisa bekerja (berusaha) pada saat itu yang ditandai dengan berlalunya waktu selama 12 jam juga.

Perputaran bumi pada porosnya inilah yang menjadikan bumi berputar sebanyak 360 atau berputar penuh selama satu hari atau 1 x 24 jam.

Satu jam dapat dibagi ke dalam satuan menit menjadi 60 menit. Satu menit dapat dibagi lagi menjadi satuan terkecil dalam waktu yaitu menjadi satuan detik atau berlalu sebanyak 60 detik.

Hari pun dapat dihimpun sebanyak tu7uh hari yang berulang yaitu ke dalam satu minggu dan mempunyai nama-nama hari sebagai berikut: Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Satelit bumi yang bernama bulan pun ingin memberi arti dengan namanya di dalam perhitungan waktu selama satu tahun yang berjumlah 12 bulan, yaitu: Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November dan Desember.

Dan perhitungan waktu yang terakhir adalah perhitungan waktu saat bumi mengelilingi matahari (revolusi) dalam satu putaran penuh sebanyak 365 hari atau sebanyak 12 bulan yang menghasilkan pergantian tahun. Misalnya pergantian tahun dari tahun 2015 ke tahun 2016.

QS. Al-An'am (6): 96
Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketetapan Allah Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.

Ya, dari satuan detik menjadi satuan menit, kemudian menjadi satuan jam, lalu menjadi satuan hari, kemudian menjadi satuan minggu, lalu menjadi satuan bulan dan terakhir menjadi satuan tahun tersebut adalah ketetapan Allah yang dinamakan dengan perhitungan waktu.

Perhitungan waktu akan selalu bertambah mengikuti pergerakan bumi berputar pada porosnya dan pergerakan bulan mengelilingi bumi serta pergerakan bumi mengelilingi matahari.

Perhitungan waktu akan selalu bertambah ke masa depan. Ia akan terus berlalu menghasilkan kejadian pada masa lampau dan waktu sekarang saat anda membaca tulisan ini.

Jika semua satuan waktu tersebut dapat dihubungan dengan perbuatan kita di dunia ini, adakah perbuatan kita yang luput dari pencatatan waktu tersebut?

Atau adakah perbuatan kita yang luput dicatat oleh malaikat yang menjaganya secara bergiliran dari depan dan dari belakang, baik perbuatan yang baik maupun perbuatan yang buruk?

QS. Ar-Ra'd (13): 11
Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah....

Atau kita mengesampingkan peran Tuhan Yang Maha Melihat sehingga kita merasa Dia tidak melihat kita sewaktu kita melakukan perbuatan keji dan mungkar. Atau menyembah selain Allah. Atau saat kita melakukan ketidakadilan. Atau saat kita melakukan kecurangan, mencuri, korupsi, berbuat zina, berbuat zalim, dan perbuatan buruk dan berdosa lainnya.

QS. Al-Hadid (57): 4
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; kemudian Dia bersemayam di atas `Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar dari dalamnya, apa yang turun dari langit dan apa yang naik ke sana. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

QS. Al-Isra (17): 17
Dan berapa banyak kaum setelah Nuh, yang telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Yang Maha Mengetahui, Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya.

QS. Fusilat (41): 40
Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka yang lebih baik ataukah mereka yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Lakukanlah apa yang kamu kehendaki! Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Ya, ternyata tidak ada jalan keluar terhadap apa yang telah dan sedang kita perbuat. Baik tercatat dalam semua satuan waktu. Atau di catat oleh Malaikat-malaikat-Nya, karena mereka makhluk yang selalu menuruti perintah-Nya. Atau di catat oleh Allah sendiri, karena Dia Maha Melihat apa yang sedang kita kerjakan.

QS. Al-An'am (6): 61
Dan Dialah penguasa mutlak atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, malaikat-malaikat Kami mencabut nyawanya, dan mereka tidak melalaikan tugasnya.

Ya, ingatlah selalu bahwa segala perbuatan baik dan perbuatan jahat pasti ada balasannya. Perbuatan yang baik akan dibalas secara berlipat ganda yang menandakan Allah Maha Pemberi dan perbuatan yang jahat akan dibalas secara seimbang yang menandakan Allah Maha Adil.

QS. Al-An'am (6): 160
Barang siapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi).

Hidup adalah sebuah pilihan. Ada pilihan untuk menyembah Allah semata atau menyembah tuhan-tuhan selain Allah. Ada pilihan dari ucapan yang benar atau yang salah. Ada pilihan dari perbuatan yang baik atau buruk.

Ada pilihan yang membawa banyak manfaat atau banyak mudharat. Dan ada juga pilihan lainnya seperti memilih perbuatan yang berpahala yang menghantarkannya ke surga atau perbuatan yang berdosa yang menghantarkannya ke neraka.

Maka benarlah firman Allah SWT:

QS. Fussilat (41): 22
Dan kamu tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira Allah tidak mengetahui banyak tentang apa yang kamu lakukan.

QS. Saba (34): 3
Dan orang-orang yang kafir berkata, "Hari Kiamat itu tidak akan datang kepada kami." Katakanlah, "Pasti datang, demi Tuhanku yang mengetahui yang gaib, Kiamat itu pasti akan datang kepadamu. Tidak ada yang tersembunyi bagi-Nya sekalipun seberat zarrah baik yang di langit maupun yang di bumi, yang lebih kecil dari itu atau yang lebih besar, semuanya (tertulis) dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuz),"

QS. Asy-Syura (42): 46
Dan mereka tidak akan mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Barang siapa dibiarkan sesat oleh Allah tidak akan ada jalan keluar baginya (untuk mendapat petunjuk).

QS. Fussilat (41): 48
Dan lenyaplah dari mereka apa yang dahulu selalu mereka sembah, dan mereka pun tahu bahwa tidak ada jalan keluar (dari azab Allah) bagi mereka.

Ya, ternyata tidak ada tempat sembunyi dan jalan keluar (no way out) dari azab Allah atas apa-apa yang telah kita kerjakan....


Semoga bermanfaat....wallahu 'alam bishahwab

Salam Hangat,
Hendro Noor Herbanto
Penulis | Komposer | Praktisi Perbankan

Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia, Rabu, 6 Januari 2016

Komentar

uma || Rabu, 06 Januari 2016

Mantap Mas Hendro, tetep berkarya & semoga barokah mas

Tambahkan Komentar

Kontak

Jawa Barat
081807993725 / 08128111963
5667A231
08128111963
heronoor@gmail.com

Jejaring Sosial

© Copyright 2017 Hendro Noor Herbanto. Oleh Webpraktis.com | sitemap