Artikel Populer

Salah Persepsi

Salah Persepsi

Admin Selasa, 08 November 2016 Share Dari Sahabat
Salah Persepsi

Hari-hari yang lalu dan sampai sekarang pun akan banyak berita dan komentar yang berseliweran di media sosial.

Kita harus selektif dan bijak memilih berita yang hendak di share ke grup agar tidak menyinggung teman-teman yang lain.

Hati-hati dalam berkomunikasi, penggunaan kata-kata pun harus tepat dan jelas sehingga tidak ada multi-penafsiran.

Berikut adalah contoh yang salah dalam berkomunikasi:

Seorang Camat di daerah Jogja punya hobi pelihara burung dan jenisnya ber macam-macam .

Di suatu pagi , burungnya hilang semua. Merasa ulah si maling udah keterlaluan, Pak Camat berencana untuk membawa masalah tersebut ke acara pertemuan warga se-Kecamatan.

Sekitar 400 warga yang hadir. Ada bapak-bapak dan Ibu-ibu.

Pak Camat pun memulai acaranya, dan setelah bicara panjang lebar soal moral...

Pak Camat bertanya:
"Siapa yang punya burung, berdiri..??"

Semua bapak bapak yang hadir segera berdiri...

Pak Camat buru-buru berkata: "Bukan itu maksud saya. Maksud saya adalah siapa yang pernah lihat burung ??"

Seluruh ibu ibu berdiri...


"Wah gawat" pikir Pak Camat. Dengan muka merah dia berkata : "Maksud saya siapa yang pernah lihat burung bukan miliknya...??"

Separuh wanita berdiri...

Muka Pak Camat makin merah dan merasa serba salah sehingga makin gugup. Segera ia berkata lagi :
"Maaf sekali lagi, bukan ke arah situ pertanyaan saya. Maksud saya itu siapa yang pernah lihat burung saya?"

Segera 2 wanita berdiri...


Pak Camat langsung lari pontang-panting karena dikejar bu Camat dengan sapu...

Itu lah contoh bahaya salah persepsi dalam komunikasi...

Selamat mencerdaskan anak bangsa.

Ingat !!! Hati-hati berkata-kata supaya tidak salah "Persepsi".

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kontak

Jawa Barat
081807993725 / 08128111963
5667A231
08128111963
heronoor@gmail.com

Jejaring Sosial

© Copyright 2017 Hendro Noor Herbanto. Oleh Webpraktis.com | sitemap