Artikel Populer

Telah Dimudahkan Al-Quran Untuk Peringatan Dan Pelajaran

Telah Dimudahkan Al-Quran Untuk Peringatan Dan Pelajaran

Admin Minggu, 05 Maret 2017 Tulisanku
Telah Dimudahkan Al-Quran Untuk Peringatan Dan Pelajaran

Kitab Suci Al-Quran diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad Saw melalui perantaraan Malaikat Jibril. Kitab suci ini adalah penjelasan yang sempurna kepada semua umat manusia tanpa terkecuali. Di dalamnya terdapat petunjuk jalan yang lurus, menjelaskan mana yang benar dan mana yang salah, mengobati dari berbagai macam penyakit, baik penyakit fisik maupun penyakit hati. Ia juga yang menuntun umatnya dari kegelapan menuju cahaya.

Segala macam permasalahan hidup, solusi jalan keluarnya ada pada Al-Quran. Ya, Al-Quran adalah buku manual bagi siapapun yang mau mengabil pelajaran darinya.

Lalu, bagaimanakah caranya mempelajari dan mengambil hikmah dari Al-Quran? Baca ayat-ayatnya, termasuk baca juga terjemahannya. Resapi tiap isi dan makna dari ayat yang sedang kita baca agar bisa mengerti dan memahaminya, kemudian kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Maukah kita mengambil pelajaran darinya? Menurut Allah di surat Al-Qomar, Al-Quran itu telah Dia mudahkan untuk peringatan. Adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

QS. Al-Qamar (54): 17


Dan sungguh, telah Kami MUDAHKAN Al-Qur'an untuk PERINGATAN, maka adakah orang yang mau mengambil PELAJARAN?

QS. Al-Qamar (54):22


Dan sungguh, telah Kami MUDAHKAN Al-Qur'an untuk PERINGATAN, maka adakah orang yang mau mengambil PELAJARAN?

QS. Al-Qamar (54):32


Dan sungguh, telah Kami MUDAHKAN Al-Qur'an untuk PERINGATAN, maka adakah orang yang mau mengambil PELAJARAN?

QS. Al-Qamar (54):40


Dan sungguh, telah Kami MUDAHKAN Al-Qur'an untuk PERINGATAN, maka adakah orang yang mau mengambil PELAJARAN?

Ya, sampai empat kali kesungguhan Allah di ayat ke-17, 22, 32 dan 40 surat Al-Qomar ini yang menandakan bahwa risalah yang dibawa para nabi dan rasul-Nya telah Dia mudahkan bagi orang-orang yang mau mempelajari Al-Quran yang sudah berbentuk kitab suci (buku bacaan) seperti yang kita lihat sekarang ini. Coba anda bayangkan jika kitab Al-Quran belum terhimpun sebagai suatu kitab, pastinya kita sangat kesulitan untuk mempelajarinya. Ya, Allah yang menurunkan Al-Quran dan Dia sendiri yang akan menjaga keaslian, keotentikan dan kemurniannya.

QS. Al-Hijr (15): 9


Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.

Para nabi dan rasul adalah para utusan yang bertugas menyampaikan kabar gembira bagi orang-orang yang beriman dan banyak melakukan kebaikan. Selain itu para utusan juga membawa pesan dari-Nya berupa peringatan yaitu azab-Nya yang sangat dahsyat bagi orang-orang (kaum) yang tidak mau beriman dan banyak berbuat kerusakan (zalim) di muka bumi ini.

Seperti azab yang ditimpakan kepada beberapa kaum yang banyak Dia ceritakan di berbagai surat dalam Al-Quran secara berulang-ulang agar kita semua jangan sampai mengikuti atau mencontoh kaum yang telah diberi peringatan tetapi mereka tetap bebal dan membangkang.

Beberapa kaum yang dibinasakan antara lain:
  • Kaum Nuh yang yang dibinasakan dengan azab berupa air yang datang dari segala penjuru langit dan bumi sehingga menenggelamkan mereka. Hanya mereka yang mau mengikuti ajakan untuk beriman yang diselamatkan dengan kapal yang dibuat oleh Nabi Nuh.
  • Kaum 'Ad mendustakan azab dan peringatan-Nya sehingga dibinasakan dengan angin yang berhembus kencang secara terus menerus dalam beberapa hari yang nahas. Merekapun mati bergelimpangan bagaikan pohon-pohon kurma yang tumbang dengan akar-akarnya.
  • Kaum Samud dibinasakan dengan satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti batang-batang kering yang lapuk akibat mendustakan peringatan yang dibawa Nabi Salih.
  • Nabi Lut telah membawa peringatan-Nya kepada kaumnya, tetapi kaum Lut mendustakannya dan tetap mengerjakan perbuatan yang keji (homoseksual) sehingga diazab dengan dihujani dengan hujan batu.
  • Raja Fir'aun dan kaumnya telah mendustakan peringatan yang dibawa Nabi Musa dan Harun sehingga ia dan bala tentaranya dibinasakan dengan ditenggelamkan di laut.

Lalu bagaimanakah dengan kaumnya Nabi Muhammad Saw dimana beliau adalah nabi terakhir dan hanya meninggalkan warisan berupa Kitab Al-Quran kepada kaumnya atau kepada seluruh umat manusia yaitu kita semua tanpa terkecuali hingga akhir zaman nanti. Apakah kita mau mengambil pelajaran? Jika tidak mau menerima peringatan memangnya kenapa? Apakah berlaku ketetapan seperti kaum-kaum yang dibinasakan oleh-Nya? Sila anda pikir dan renungkan sendiri, apakah anda mau mengambil pelajaran dari Al-Quran yang telah dimudahkan-Nya?


Semoga bermanfaat...Wallahu alam bishshawab

Salam hangat,
HNH

Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia, 5 Maret 2017 / 6 Jumadil Akhir 1438 H

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kontak

Jawa Barat
081807993725 / 08128111963
5667A231
08128111963
heronoor@gmail.com

Jejaring Sosial

© Copyright 2017 Hendro Noor Herbanto. Oleh Webpraktis.com | sitemap