Artikel Populer

Tiga Fase Perjalanan Kecebong Yang Menakjubkan!

Tiga Fase Perjalanan Kecebong Yang Menakjubkan!

Admin Jum'at, 15 April 2016 Tulisanku
Tiga Fase Perjalanan Kecebong Yang Menakjubkan!

Segala sesuatu yang Tuhan ciptakan di langit maupun di bumi atau apa yang ada diantara keduanya termasuk apa yang ada pada diri manusia adalah ciptaan-Nya yang sangat sempurna. Tidak ada yang tidak seimbang atas ciptaan-Nya.
Kita terlahir ke dunia ini atas peran orangtua kita. Terlahir dari seorang ibu yang mengandung kita selama sembilan bulan 10 hari. Setelah proses bertemunya sel telur ibu dan sel sperma ayah, calon bayi akan menuju rahim untuk mendekam di dalam rahim selama proses tersebut.
Ketika terlahir pun kita menjadi manusia baru yang terlahir suci tanpa dosa. Yang sering disebut sebagai terlahir dengan fitrahnya manusia sebagai makhluk yang kosong atau suci bersih tanpa noda dan dosa.
Ada tiga proses dalam penciptaan manusia, yaitu:
  1. Proses bertemunya sel sperma ayah dengan sel telur ibu.
  2. Proses kehamilan di rahim ibu sebagai tempat berlindung calon bayi.
  3. Proses terjadinya kelahiran bayi.
Ketiganya tersebut ada kaitannya dengan istilah dari:
  1. Nama Idul Qurban (Adha).
  2. Istilah 9 bulan 10 hari.
  3. Nama Idul Fitri.
Segala sesuatu di dunia ini tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Semua kejadian sudah diatur secara sangat cermat dan teliti serta atas izin Tuhan semata. Dia tidak tidur dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatunya. Dia Maha Mengatur segala macam urusan makhluk-Nya. Mengatur semua rezeki, jodoh, maut, maupun kelahiran makhluk-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
QS. Ar-Rahman (55): 29
Apa yang di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.
Penciptaan manusia adalah salah satu Kebesaran Tuhan yang terhampar di langit dan di bumi dan apa yang ada diantara keduanya termasuk apa yang ada pada diri manusia itu sendiri sebagai makhluk yang kosong dan penuh keseimbangan.
Manusia tadinya tidak ada (mati), kemudian terlahir ke dunia dan menjalani kehidupan atas peran ayah dan ibu melalui suatu proses bertemunya sel telur dan sel sperma (hidup), lalu akan menemui ajalnya nanti (mati), dan hidup lagi di bangkitkan di alam akhirat untuk dimintakan pertanggungjawaban oleh-Nya atas segala perbuatan kita di dunia, apakah beroleh surga ataukah neraka (hidup).
QS. Al-Baqarah (2): 28
Mengapa kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu, lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan?
Ya, kita semua akan melalui proses dua kali mati dan dua kali hidup. Perjalanan kita di dunia sekarang ini baru setengahnya yaitu sudah satu kali mati (tadinya tidak ada) dan sedang satu kali hidup (sedang menjalani kehidupan di dunia saat ini).
Kita sedang menunggu setengahnya lagi yaitu satu kali merasakan yang namanya mati, kemudian nanti di hisab perbuatan kita untuk satu kali hidup di neraka ataukah surga. Kemudian semuanya akan kembali kepada Tuhan seluruh alam.
Penciptaan manusia oleh Tuhan, prosesnya adalah sebagai berikut:

  • Pada usia 12 sampai 14 tahun, ketika haid mulai datang, alat reproduksi mulai berfungsi karena bekerjanya hormon-hormon. Setiap bulan (28 hari) antara dua siklus haid, sebutir telur keluar dari indung telur wanita. Jika telur tidak dibuahi sperma maka tidak terjadi kehamilan, yang terjadi adalah haid. Pertemuan antara Ovum (telur) dengan Spermatozoa terjadi di saluran telur. Kemudian telur yang sudah dibuahi (zygote) berjalan selama delapan hari menuju rahim dan menempel di dinding rahim berupa segumpal darah (alaqah).
  • Spermatozoa, diproduksi di dalam buah Zakar (ingat tulisan saya sebelumnya: 3 Hari Yang Menentukan, tentang keinginan Nabi Zakaria mempunyai anak yang bernama Yahya) sebanyak 1.000 ekor per detik atau 100 juta per hari. Panjangnya sekitar 0,06 mm. Bentuknya seperti kecebong anak katak yang ada kepala dan ekor yang memanjang. Dia bergerak dengan gerakan spiral yaitu mendepak air dengan ekornya. Di dekat kepalanya, ada leher yang siap putus jika kepalanya sudah masuk menembus telur (ovum).
  • Spermatozoa terdiri dari dua jenis yaitu jenis X dan jenis Y (XY). Sedanglan Ovum memiliki 2 jenis X (XX). Jika Sperma dan Ovum bertemu, maka:
    • Jika jenis X dari Sperma bertemu dengan jenis X dari Ovum, maka ia calon berjenis kelamin perempuan.
    • Jika jenis Y dari Sperma bertemu dengan jenis X dari Ovum, maka ia calon berjenis kelamin laki-laki.

  • Kromosom manusia berjumlah 46 buah. Atau 23 pasang. Untuk memudahkan identifikasi maka pasangan kromosom tersebut di beri nomor 1 s/d 22, yaitu kromosom yang membentuk rancangan badan, sedangan pasangan untuk nomor urut terakhir atau nomor 23, yang merupakan kromosom jenis kelamin diberi nama kromosom X dan Y.
  • Spermatozoa jumlahnya mencapai 300 juta dalam sekali pancar. Dari jumlah tersebut banyak yang mati setelah berjalan sejauh 9 mil (jika ia sebesar manusia). Yang dapat melihat rumahnya/ovarium/sel telur pertama kali sekitar 10 ekor saja, padahal waktu yang diberikan sperma hanya 2 hari setelah ovum keluar dari indung telur.
Hubungan Yang Sangat Erat Antara: Idul Qurban/Adha, 9 Bulan 10 Hari, Dan Idul Fitri
  • Ketika Sperma masuk ke Ovum, ia akan memotong lehernya sendiri (ekornya terlepas dari kepalanya).
    • Masya Allah! Ternyata ini adalah perlambang dari qurban seekor domba/kambing pada hari Idul Qurban/Adha.

  • Jika saat masuknya Sperma ke dalam Ovum tersebut terjadi pada tanggal 12 Dzulhijjah atau tepat pada hari Idul Qurban/Adha, maka kelahiran akan terjadi tepat pada hari Idul Fitri (tanggal 1 Syawal).
    • Masya Allah! Ternyata jumlah bulan dan hari antara hari Idul Qurban/Adha ke hari Idul Fitri, berjumlah 9 bulan dan 10 hari, yang artinya calon bayi berada di dalam rahim seorang ibu adalah sama dengan 9 bulan dan 10 hari juga.

  • Pada saat kelahiran bayi ke dunia diistilahkan sebagai bayi yang terlahir suci bersih tanpa noda dan dosa.
    • Masya Allah! Ternyata ini adalah perlambang dari hari Idul Fitri yang artinya kembali suci atau kembali fitrah. Atau dengan kata lain, setiap bayi yang terlahir ke dunia ini adalah suci bersih tanpa noda dan dosa.
Itulah keajaiban kitab suci Al-Qur'an, yang ayat-ayatnya bisa menuntun kita untuk lebih dalam lagi memahami tentang penciptaan manusia dan dibuktikan kebenarannya dengan realita yang terjadi di kehidupan sekitar kita. Tiada yang sia-sia atas ciptaan Tuhan seluruh alam.
QS. Fushshilat (41): 53
Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?
Baca juga tulisan berikut:
Semoga bermanfaat....wallahu 'alam bishahwab
Sumber:
  1. Kitab Al-Qur'an
  2. KH. Fahmi Basya dalam bukunya "Risalah Rabbiku: One Million Phenomena"
Salam Hangat,
Hendro Noor Herbanto
Penulis | Komposer | Praktisi Perbankan

Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia

17 September 2015

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kontak

Jawa Barat
081807993725 / 08128111963
5667A231
08128111963
heronoor@gmail.com

Jejaring Sosial

© Copyright 2017 Hendro Noor Herbanto. Oleh Webpraktis.com | sitemap